Tipografi

Sabtu, Februari 16, 2013 | by Unknown | ,


Tipografi berasal dari kata typo yang berarti huruf dan grafos yang berarti gambar. Tipografi dapat diartikan sebagai susunan penataan huruf-huruf sehingga membuat komunikasi tercetak menjadi mudah dibaca, lancar, dan efektif. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tipografi, diantaranya bentuk huruf, karakter atau sifat huruf, jarak, bentuk susunan teks, dan variasi huruf.


Menurut para ahli, huruf modern terbagi dalam empat kelompok besar:

1. Roman/Serif
    Ditandai dengan garis tebal tipis dengan kait/kaki lancip. Bentuk hurufnya yang formal mengekspresikan organisasi dan intelektualitas. Roman bersifat anggun dan konservatif. Contoh: Times, Bookman, dan Garamond.

2. Sans-serif
    Ditandai dengangaris yang relatif sama tebal dan tanpa kait/kaki. Ujungnya bisa berbentuk tumpul (rounded corner) atau tajam. Sans-serif bersifat kurang formal, lebih hangat dan bersahabat. Biasanya dipakai sebagai screen-font (untuk tampilan di layar monitor karena tajam dan gampang dibaca. Contoh: Arial, Euro, dan Futura.

3. Slab-Serif/egyptian
    Ditandai dengan kait yang lurus dan kaku. jenis ini banyak digunakan untuk pemrograman dan juga preformatted text. Contoh: Glizerin dan Courier.

4. Decorative
    Ditandai dengan bentuk yang bebas dan terkadang rumit sehingga susah dibaca. Cocok dipakai secara terbatas, misal untuk headline. Jenis ini memberikan kesan anggun, sophistication, dan sentuhan pribadi. Contoh: OldEnglish, Rage, dan Stencil std.

Well, setelah kita tau tentang jenis-jenis dan sifat-sifat huruf, maka kita bisa menggunakannya dengan tepat. contoh untuk membuat laporan formal seperti skripsi maka yang kita gunakan adalah Roman-serif. atau membuat undangan pernikahan, maka yang kita gunakan adalah decorative. Selamat berkrasi dengan tipografi. ^^


Leave a Comment